Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 21 Agu 2025 05:33 WIB ·

Tragedi Balita Raya: Cacingan di Negeri yang Mengaku Sehat – Dr. Ribka Tjiptaning Mendesak Pemerintah dan DPR Jadikan Perlindungan Anak Prioritas Utama


Tragedi Balita Raya: Cacingan di Negeri yang Mengaku Sehat – Dr. Ribka Tjiptaning Mendesak Pemerintah dan DPR Jadikan Perlindungan Anak Prioritas Utama Perbesar

JUANGTV.COM – Kasus meninggalnya Raya (4 tahun), balita asal Kampung Padangenyang, Sukabumi, akibat cacingan akut telah mengguncang nurani bangsa. Di tengah gencarnya program kesehatan nasional dan klaim peningkatan kesejahteraan, kenyataan bahwa seorang anak meninggal karena penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan obat seharga seribu rupiah adalah ironi yang memilukan.

dr. Ribka Tjiptaning, Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, mengecam keras lemahnya perhatian pemerintah terhadap kesehatan dasar anak-anak Indonesia.

“Ini tamparan keras bagi kita semua. Anak kecil meninggal bukan karena kanker langka atau penyakit berat, tapi karena penyakit cacingan. Penyakit yang semestinya sudah bisa dikendalikan puluhan tahun lalu. Pemerintah pusat dan daerah tidak bisa lagi berpangku tangan. Jika tragedi ini tidak menjadi alarm nasional, mau berapa lagi yang harus jadi korban?” ujar Ribka pada Kamis (21/8/2025).

Ribka menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat di Sukabumi bukan hal baru baginya. Saat menjabat sebagai anggota DPR RI, ia memprakarsai pembangunan rumah sakit tanpa kelas, sebuah fasilitas kesehatan untuk rakyat kecil yang tidak membeda-bedakan pasien berdasarkan kelas perawatan. Namun, bangunan tersebut kini tidak difungsikan sebagai rumah sakit karena masalah perizinan dari pemerintah daerah.

“Saya mendirikan rumah sakit tanpa kelas untuk memastikan rakyat miskin punya akses kesehatan layak. Tapi sayangnya, karena persoalan perizinan, bangunan itu sekarang beralih fungsi. Ini kan bukti bahwa niat baik sering terhambat birokrasi,” tegas Ribka.

Akibat tragedi Balita Raya di Sukabumi, Ribka mendesak pemerintah untuk:

1. Memperkuat layanan kesehatan primer, memastikan program pemberian obat cacing massal berjalan efektif hingga pelosok desa.

2. Menjamin akses sanitasi dasar dan air bersih, karena penyakit cacingan berkaitan langsung dengan kemiskinan dan lingkungan kotor.

3. Mengalokasikan anggaran prioritas khusus untuk anak-anak rentan, khususnya di daerah terpencil.

4. Menggalakkan edukasi kesehatan publik, agar keluarga memahami pentingnya kebersihan diri dan lingkungan.

Ia juga menyerukan kepada anggota DPR agar isu kesehatan anak tidak dijadikan panggung politik. “Kita tidak boleh sibuk berdebat soal anggaran dan lupa bahwa ada anak-anak yang mati sia-sia di kampung-kampung. Ini soal nyawa, bukan sekadar program di atas kertas,” tambahnya.

Tragedi Raya menegaskan bahwa tantangan kesehatan dasar di Indonesia belum tuntas. Negara harus hadir melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat miskin di akar rumput, bukan sekadar lewat spanduk dan laporan rapat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Isi HUT Pancasila & Sambut Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi Bersama BKSG dan Klinik Waluya Gelar Pengobatan Gratis

1 Juni 2026 - 05:39 WIB

Idul Adha 1447 H, DPC PDI Perjuangan Kab. Sukabumi Gelar Pemotongan Hewan Qurban dan Berbagi dengan Warga

28 Mei 2026 - 03:23 WIB

CBS One Juara Turnamen Bola Voli Banteng Cup Kabupaten Sukabumi 2026

24 Mei 2026 - 02:56 WIB

Sambut Bulan Bung Karno dan Cari Bibit Atlit, PDI Perjuangan Sukabumi Gelar Turnamen Bola Voli Banteng Cup 2026

23 Mei 2026 - 06:43 WIB

Rangkaian Hari Buruh: Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Kota Sukabumi

17 Mei 2026 - 04:27 WIB

Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi

16 Mei 2026 - 05:25 WIB

Trending di News