JUANGTV.COM – Persiapan akhir untuk perayaan Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Sukabumi semakin matang setelah Polres Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral terkait Operasi Lilin Lodaya di Aula Wicaksana Laghawa. Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak mulai dari Wakil Bupati hingga perwakilan instansi terkait ini menjadi bukti komitmen bersama menjaga keamanan dan kelancaran perayaan akhir tahun.
Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Sukabumi H Andreas, unsur Forkopimda, serta perwakilan BMKG, PLN, BPBD, dan sejumlah instansi lainnya. Menurut Wabup Andreas, peningkatan mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, dan kunjungan wisata selama Nataru menjadi alasan utama perlunya sinergi yang kuat antarinstansi.
“Kita harus antisipasi segala potensi kerawanan mulai dari keamanan, ketertiban, hingga keselamatan publik. Sinergi lintas sektor adalah kunci utama agar Nataru berjalan aman dan kondusif,” jelasnya.
Prioritas yang menjadi fokus antara lain peningkatan kesiapsiagaan personel, kelancaran arus lalu lintas, ketersediaan kebutuhan pokok dan layanan kesehatan, serta mitigasi bencana hidrometeorologi. Dengan memasuki musim penghujan, BMKG akan memberikan prakiraan cuaca jangka pendek, sementara BPBD akan menyiapkan personel dan alat berat di lokasi rawan longsor dan banjir.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian menambahkan, pengalaman dari Operasi Ketupat 2025 menjadi pembelajaran penting, terutama terkait kemacetan di jalur Ciawi-Parungkuda yang sempat menjadi perhatian nasional.
“Pada Operasi Lilin Lodaya kali ini, kita fokus mengurai kemacetan dengan menyusun jalur alternatif dan berkoordinasi erat dengan pengelola Tol Ciawi. Selain itu, kita juga menangani masalah pasar tumpah dan meningkatkan edukasi disiplin berlalu lintas kepada masyarakat,” ucapnya.
Tak hanya itu, pengamanan juga mencakup distribusi energi yang aman, pengawasan wilayah pesisir untuk mencegah kecelakaan laut, serta peningkatan patroli untuk mengantisipasi kejahatan seperti pencurian dan kejahatan jalanan.
“Semua upaya dilakukan dengan cara yang terbuka dan humanis agar masyarakat bisa merayakan Nataru dengan rasa aman dan nyaman,” pungkas Kapolres Samian.

