Menu

Mode Gelap

News · 2 Mei 2026 04:20 WIB ·

DPRD Kabupaten Sukabumi: Anggaran Pendidikan Harus Ditingkatkan, Keterlibatan Kader di Program MBG Dilarang


DPRD Kabupaten Sukabumi: Anggaran Pendidikan Harus Ditingkatkan, Keterlibatan Kader di Program MBG Dilarang Perbesar

JUANGTV.COM – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman, SE dari Fraksi PDI Perjuangan, turut hadir dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di wilayahnya, Sabtu (2/5/2026). Acara yang berlangsung di halaman kantor Dinas Pendidikan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, H. Usep mewakili Fraksi PKB, bersama pimpinan wilayah, pimpinan lembaga pemerintahan, serta Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi.

Menurut Paoji, peringatan hari besar ini sebaiknya dijadikan tonggak untuk mendorong kemajuan dunia pendidikan setempat. Ia menekankan perlunya penyempurnaan aturan dan kebijakan yang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari tingkat paling awal hingga sekolah menengah pertama, yang semuanya sangat bergantung pada ketersediaan dana yang memadai.

“Kami menginginkan perubahan aturan yang membawa dampak nyata dan positif. Konsep pendidikan yang mudah diakses dan terjangkau tidak boleh hanya berpusat pada satu program saja, yakni Penyediaan Makan Bergizi Gratis. Hal ini perlu dikaji ulang secara cermat. Terkait rencana penganggaran tahun mendatang, pihak kami akan terus mendesak penambahan alokasi dana untuk sektor pendidikan dalam rancangan anggaran daerah tahun 2027,” ujarnya.

Anggota dewan ini juga mengangkat masalah kesenjangan yang masih dirasakan hingga saat ini. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah taraf kesejahteraan tenaga pengajar yang berstatus bukan pegawai pemerintah, terutama mereka yang bertugas di pendidikan anak usia dini. Menurutnya, perbedaan jumlah penghasilan yang diterima golongan pendidik tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan pendapatan yang diterima oleh para pekerja yang mengurus pelaksanaan program makanan bergizi.

“Masalah mendasar yang terlihat saat ini adalah besarnya perbedaan pendapatan. Sangat tidak wajar apabila penghasilan guru yang mengabdi bertahun-tahun jauh di bawah gaji pekerja di lingkungan program tersebut. Hal ini wajib dibahas bersama dan dicarikan jalan keluarnya, agar tidak menimbulkan ketidakpuasan atau masalah sosial di kemudian hari,” tegasnya dengan nada tegas.

Selain membahas soal dana dan kesejahteraan, Paoji juga menyampaikan sikap resmi partai terkait pelaksanaan program tersebut. Sesuai petunjuk dari pimpinan pusat, pihaknya melarang seluruh anggotanya untuk ikut serta dalam kegiatan program ini dalam bentuk apa pun.

“Kami menegaskan kembali arahan dari pengurus pusat: tidak ada satu pun kader atau anggota partai yang boleh terlibat langsung maupun tidak langsung di dalam pelaksanaan program ini. Kami khawatir jika dana negara justru habis dialokasikan untuk kebutuhan tersebut, padahal pengembangan dan kemajuan pendidikan adalah hal yang paling utama dan seharusnya menjadi prioritas utama dalam penyaluran dana, baik dari pemerintah pusat maupun daerah,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Tampung Pandangan Seluruh Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD 2026

4 September 2026 - 07:26 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi Terima Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Penyesuaian Berbasis Evaluasi Semester I

3 September 2026 - 06:33 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Percepatan Perizinan SPPG, Koordinasi Lintas OPD Diperkuat

2 September 2026 - 00:47 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Mengucapakan Selamat Banteng Jawa Barat Juara Soekarno Cup 2026

25 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Berkat Dorongan Paoji Nurjaman, Jembatan Kayu Penghubung Dua Desa di Nyalindung Segera Dibangun

23 Agustus 2026 - 12:40 WIB

Paoji Nurjaman Hadiri Semarak HUT ke-81 RI di PAC PDI Perjuangan Cidadap, Tampilkan Seni Budaya Kuda Lumping

23 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Trending di News