JUANGTV.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menjadi salah satu tokoh utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 yang digelar di Bale Pangripta, Bapperida Kabupaten Sukabumi pada Selasa (31/3). Acara yang diikuti sekitar 400 peserta dari perangkat daerah, camat, instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan TP PKK mengambil tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”.

Dalam sambutannya, Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 tidak boleh terlepas dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Ia menekankan pentingnya program-program yang dirancang berdasarkan isu strategis daerah dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui kegiatan reses serta proses pengawasan yang dilakukan oleh DPRD.
“RKPD harus menjawab kebutuhan riil masyarakat dan konsisten dengan visi pembangunan jangka menengah. Penguatan agroindustri dan pariwisata harus menjadi motor ekonomi Sukabumi,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar menjelaskan bahwa visi pembangunan daerah berorientasi pada Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya dan berkah). Kedua sektor strategis yaitu agroindustri dan pariwisata dipandang mampu memberikan dampak positif yang luas bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Beberapa fokus pembangunan yang menjadi perhatian termasuk evaluasi kinerja tahun sebelumnya, sinergi dengan prioritas nasional seperti penanggulangan kemiskinan, pembangunan sekolah rakyat, dan ketahanan pangan, serta percepatan penanganan pascabencana di wilayah yang belum terintervensi. Alokasi belanja wajib juga ditekankan, dengan 40% untuk infrastruktur layanan publik dan minimal 20% untuk sektor pendidikan.
Sekretaris Daerah H Ade Suryaman memaparkan bahwa penyusunan RKPD 2027 telah melalui serangkaian tahapan mulai dari Kick Off Meeting Desember 2025 hingga Musrenbang kecamatan. Saat ini, terdapat 1.711 usulan prioritas dari kecamatan yang sedang diverifikasi, serta 2.238 usulan dari pokir DPRD yang dalam proses verifikasi administrasi dan teknis. Kebutuhan utama masyarakat masih didominasi sektor infrastruktur permukiman seperti jalan lingkungan, rumah layak huni, dan sistem air minum.
Kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada 17 perusahaan yang taat terhadap ketentuan daerah, antara lain Akur Pratama, Semen Jawa, Mercy Farma, dan GSI, sebelum diakhiri dengan penandatanganan berita acara Musrenbang RKPD 2027.

