Menu

Mode Gelap

News · 26 Jul 2025 11:10 WIB ·

Inovasi Pupuk Hayati “Lumbung Rahayu” Dilaunching di Sukabumi


Inovasi Pupuk Hayati “Lumbung Rahayu” Dilaunching di Sukabumi Perbesar

JUANGTV.COM – Sabtu, 26 Juli 2025, menandai peluncuran resmi pupuk hayati “Lumbung Rahayu,” hasil kolaborasi inovatif antara PT. Biogreen Agro Nusa, Yayasan Anugrah Alam, dan Lumbung Rahayu. Peluncuran ini diumumkan dalam forum dialog yang berlangsung di Tuna Bakar Cafe & Resto, Jl. Lingkar Selatan No. 11, Kota Sukabumi.

Acara tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ahmad Fauzi, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan perwakilan PT. Biogreen Agro Nusa; Ariswanto, Ketua Lumbung Rahayu; dan Agung Rahman Nurdin dari Yayasan Anugrah Alam. Kehadiran sejumlah ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Kecamatan Nyalindung dan Sagaranten semakin memperkaya diskusi dan menunjukkan komitmen nyata terhadap pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut.

Forum dialog ini bertujuan untuk mensosialisasikan pupuk hayati “Lumbung Rahayu” sebagai solusi ramah lingkungan bagi peningkatan produktivitas pertanian. Agung Rahman Nurdin, dalam sambutannya, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga riset, sektor swasta, dan petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menyebut kolaborasi ini sebagai contoh nyata bagaimana kerja sama yang solid dapat menghasilkan inovasi yang berdampak luas.

Tim PT. Biogreen Agro Nusa memaparkan secara detail teknologi mikroba unggulan yang menjadi inti dari pupuk hayati “Lumbung Rahayu.” Sementara itu, Ahmad Fauzi memberikan penjelasan ilmiah yang komprehensif mengenai efektivitas pupuk hayati dalam memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kesuburan, dan pada akhirnya meningkatkan hasil panen secara alami dan berkelanjutan.

Ariswanto, Ketua Lumbung Rahayu, memberikan arahan teknis mengenai aplikasi pupuk yang tepat pada berbagai jenis lahan. Ia juga memproyeksikan peningkatan hasil panen yang signifikan jika pupuk ini digunakan secara konsisten sesuai petunjuk. Para peserta dari Gapoktan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi, mengajukan pertanyaan-pertanyaan kritis seputar efisiensi biaya produksi dan teknik aplikasi yang optimal. Antusiasme mereka menunjukkan besarnya harapan terhadap solusi pertanian yang inovatif dan berkelanjutan ini.

Peluncuran pupuk hayati “Lumbung Rahayu” bukan hanya sekadar peluncuran produk, melainkan juga sebuah tonggak penting dalam upaya mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju, lestari, dan berdaya saing. Kolaborasi ini menjadi model yang patut ditiru untuk pengembangan inovasi pertanian lainnya di masa depan.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Gelar Pelatihan Pelatih Kader Perempuan dari 38 Provinsi di Sekolah Partai

17 Juli 2026 - 11:10 WIB

Gandeng Bambang Pacul, dr. Ribka Tjiptaning Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bagi Nelayan Palabuhanratu

16 Juli 2026 - 06:08 WIB

Bersilaturahmi ke Jampang Tengah, dr. Ribka Tjiptaning Temui Ratusan Pengendara Ojeg Engkreg

16 Juli 2026 - 00:12 WIB

Kolaborasi Bersama Yayasan Kedaulatan Kesehatan Rakyat, Dr. Abidin Fikri dan dr. Ribka Tjiptaning Gelar Sosialisasi MPR RI di Sukaraja

15 Juli 2026 - 05:18 WIB

Terima Audiensi Presidium DOB KSU, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Siap Dorong Pencabutan Moratorium Pemekaran

14 Juli 2026 - 09:49 WIB

KRISIS UKMPPD: KETIKA NEGARA GAGAL MENYELESAIKAN MASALAH YANG DICIPTAKANNYA SENDIRI

13 Juli 2026 - 12:56 WIB

Trending di News