Menu

Mode Gelap

Hukum & Politik · 4 Mar 2024 09:56 WIB ·

Pleno Rekapitulasi Kota Sukabumi Sempat Deadhlok, Ada Apa?


Pleno Rekapitulasi Kota Sukabumi Sempat Deadhlok, Ada Apa? Perbesar

Sukabumi JuangTv.Com-Sempat Deadlhok penghitungan surat suara DPR RI di rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kota Sukabumi yang di laksanakan di salah satu hotel jalan slabintana kota Sukabumi, acara di hari ke dua Pleno rekapitulasi kota sukabumi Senin 4 maret 2024

Dan acara nya sempat ricuh, dan di warnai usul dari beberapa saksi partai, yang menurut mereka penghitungan benar benar harus akurat, dan harus di cocokan kembali antara C1 hasil KPPS dengan DA1 tingkat kecamatan

Karena menurut saksi partai, khusus PDI perjuangan Kota Sukabumi, ada ketidak cocokan data antara C1 hasil dengan DA1 hasil pleno tingkat kecamatan

Alhasil setelah ada persetujuan bersama sebelum nya, di rapat pleno di laksanakan Hitung ulang berdasarkan C1 hasil dengan DA1 pleno tingkat kecamatan, oleh penyelenggaraan pemilu, KPU dan Bawaslu juga Saksi partai lain nya

Tapi setelah pelaksanaan penghitungan berdasarkan C1 hasil yang di cocokan dengan DA1 hasil di beberapa TPS di Kecamatan Citamiang awal nya berjalan dengan lancar

Tapi di tengah waktu masa sidang pleno tiba tiba susana jadi berubah , karena PPK kecamatan Citaming merasa keberatan, dan keluar dari ruangan sidang, dan mengakibatkan Deadlhok, para saksi partai pun keluar sidang dan mereka sedikit emosi karena merasa tidak di hargai dengan sikap yang tidak terpuji tersebut

Sehingga Saksi PDI perjuangan yang di Pimpin Aprianto Wijaya serta saksi partai lain nya merasa kecewa

Aprianto” Kami merasa di lecehkan ketika kawan kawan PPK keluar, kami meminta beberapa kelurahan di kecamatan Citamiang yang kami duga ada sesuatu yang berbeda dengan data kami yang kami miliki tiba tiba PPK pada keluar

Dan semua kami merasa tersinggung bahwa porum rapat pleno rekapitulasi tingkat kota Sukabumi kita merasa sebagai perwakilan partai politik merasa tidak di hargai, lalu untuk apa tadi kita lanjutkan tapi tidak ada PPK siapa yang menjelaskan kejadian kejadian di tiap kecamatan “pungkas nya.

 

Aep

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gelar May Day 2026 di Malang, dr. Ribka Tjiptaning Gaungkan Semangat Kartini bagi Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 10:54 WIB

Viral Makan Nasi Siram Air Putih, Dewan Sendi Kunjungi Ma Icah di Cisaat

27 April 2026 - 02:16 WIB

Hadiri Tabligh Akbar di Pabuaran, Paoji Nurjaman: Bangga Bisa Silaturahmi Bersama Ulama dan Masyarakat

26 April 2026 - 13:01 WIB

H. Iwan Ridwan Dukung Aspirasi PUAS, Dorong Perbaikan Layanan Ambulans Gratis di Desa

23 April 2026 - 07:02 WIB

Setujui Rekomendasi LKPJ 2025, DPRD Sukabumi Minta Pemkab Perbaiki Kekurangan

21 April 2026 - 11:08 WIB

Kartini Masa Kini: Perempuan Boleh Lemah, Tapi Tidak Boleh Dilemahkan

21 April 2026 - 06:35 WIB

Trending di News